Rabu, 09 November 2011

Siklus Hidup Manajemen

Minggu, 23 Mei 2010Siklus Hidup Sistem
Metodologi adalah suatu cara yang dianjurkan untuk menyelesaikan suatu hal / masalah. Pengertian siklus hidup sistem adalah pendekatan sistem untuk pengembangan sistem informasi berbasis komputer. Fase-fase serta langkah-langkah proses perkembangan sistem biasanya dikenal dengan istilah ’daur hidup’. Metode klasikal pada perkembangan sistem informasi memberatkan pada pemakaian daur hidup dan dokumentasi bagi perkembangan sistem. Namun pada tahun 70-an muncul metode baru yang disebut metode terstruktur.
Tahap – tahap Siklus Hidup Sistem :  ☻Perencanaan. ☻Analisis. ☻Perancangan. Penerapan / Implementasi. Penggunaan.EKSEKUTIF  ► menetapkan kebijakan dan membuat rencana yang mengatur pemakaian komputer. KOMITE PENGARAH SIM  ► mengelola siklus hidup pengembangan sistem dalam perusahaan. Fungsi Komite Pengarah SIM adalah Menetapkan kebijakan yang memastikan dukungan komputer untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. Menjadi Pengendali Keuangan; berwenang memberi persetujuan bagi semua permintaan dana yang berhubungan dengan penggunaan komputer. Menyelesaikan pertentangan yang timbul sehubungan dengan prioritas penggunaan komputer.Langkah – langkah dalam Tahap Perencanaan  1. Menyadari masalah. 2. Mendefinisikan masalah. 3. Menentukan tujuan sistem. 4. Mengidentifikasi kendala – kendala sistem. 5. Membuat studi kelayakan ; tinjauan sekilas pada faktor – faktor utama yang akan mempengaruhi kemampuan sistem untuk mencapai tujuan – tujuan yang diinginkan. 6.Mempersiapkan usulan penelitian sistem. Menyetujui atau menolak penelitian proyek. 7. Menetapkan mekanisme pengendalian.Langkah – langkah dalam Tahap Analisis: 1. Penelitian sistem. 2. Mengorganisasikan tim proyek. 3. Mendefinisikan kebutuhan informasi. 4. Mendefinisikan kriteria kinerja sistem. 5. Menyiapkan usulan rancangan. 6. Menyetujui / menolak rancangan proyek. Langkah – langkah dalam Tahap Rancangan 1. Menyiapkan rancangan sistem yang terinci. 2. Mengidentifikasikan berbagai alternatif konfigurasi sistem. 3. Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi sistem. 4. Memilih konfigurasi yang terbaik. 5. Menyiapkan usulan penerapan. 6. Menyetujui / menolak penerapan sistem.
Langkah – langkah dalam Tahap Implementasi :  1. Merencanakan penerapan. Mengumumkan penerapan. 2. Mendapatkan sumber daya hardware. 3. Mendapatkan sumber daya software. 4. Menyiapkan database. 5. Menyiapkan fasilitas fisik. 6. Mendidik peserta dan user. 7. Masuk ke sistem baru.Langkah – langkah dalam Tahapan Penggunaan : 1. Menggunakan sistem. Audit sistem. 2. Memelihara sistem, dilakukan untuk 3 alasan : - Memperbaiki kesalahan. - Menjaga kemutakhiran sistem. - Meningkatkan kinerja sistem


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar